089666666411 smpn1wajak@gmail.com

Gagasan, Visi, dan Adu Argumen di Aula Terbuka: Debat Calon Ketua OSIS SMP Negeri 1 Wajak

Oleh

Ekstra Jurnalis

Aula terbuka SMP Negeri 1 Wajak tampak berbeda pada 15 Januari 2026. Sejak pagi, seluruh peserta didik telah memenuhi area kegiatan dengan wajah penuh antusias. Hari itu, sekolah menggelar debat calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS, sebuah agenda penting dalam rangkaian pemilihan OSIS yang sarat nilai demokrasi dan pendidikan karakter.

Debat ini menjadi ruang bagi para kandidat untuk menyampaikan gagasan, visi, serta program kerja yang akan mereka jalankan apabila terpilih. Lebih dari sekadar adu argumen, kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran langsung tentang kepemimpinan, keberanian berpendapat, dan sikap saling menghargai perbedaan.

Tiga pasangan calon tampil bergantian di hadapan ratusan pasang mata yang menyimak dengan saksama. Pasangan calon nomor urut 1, Celsea dan Danira, menyampaikan visi kepemimpinan yang menekankan kekompakan, kedisiplinan, dan peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan sekolah. Penyampaian mereka terlihat tenang dan terstruktur.

Sementara itu, pasangan calon nomor urut 2, Galih dan Kiran, tampil dengan gagasan-gagasan segar yang menyoroti inovasi kegiatan OSIS serta penguatan peran siswa dalam pengembangan minat dan bakat. Gaya bicara yang lugas membuat sejumlah siswa terlihat mengangguk setuju.

Tak kalah menarik, pasangan calon nomor urut 3, Alifia dan Moza, mengangkat isu kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah. Mereka menekankan pentingnya OSIS sebagai wadah aspirasi seluruh peserta didik, tanpa terkecuali.

Selama debat berlangsung, suasana tetap tertib dan kondusif. Sorak dukungan sesekali terdengar, namun tetap dalam batas wajar. Para siswa yang menyaksikan tampak serius menyimak setiap jawaban kandidat, seolah sedang menimbang pilihan terbaik bagi masa depan organisasi siswa di sekolah mereka.

Kegiatan debat ini tidak hanya bertujuan mengenalkan para calon pemimpin OSIS, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nyata tentang demokrasi di lingkungan sekolah. Peserta didik belajar bahwa memilih pemimpin bukan sekadar soal popularitas, melainkan tentang gagasan, tanggung jawab, dan komitmen.

Dengan terlaksananya debat calon Ketua OSIS ini, SMP Negeri 1 Wajak menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan demokrasi sejak dini. Harapannya, siapa pun yang terpilih nantinya mampu menjadi pemimpin yang amanah dan membawa OSIS ke arah yang lebih baik.

Popular Post