089666666411 smpn1wajak@gmail.com

Langkah Pasti Menuju PTS di SMP Negeri 1 Wajak Melalui Simulasi Aplikasi

Oleh

Ekstra Jurnalis

Suasana kelas di SMP Negeri 1 Wajak pada 27 Februari 2026 tampak lebih hening dari biasanya. Para siswa kelas VII, VIII, dan IX justru bersiap dengan gawai di tangan. Hari itu, sekolah menggelar simulasi Penilaian Tengah Semester (PTS) berbasis aplikasi.

Simulasi dilaksanakan di kelas masing-masing dan diawasi langsung oleh wali kelas. Sejak awal, siswa diarahkan untuk memastikan aplikasi telah terpasang dengan baik, jaringan stabil, serta baterai dalam kondisi cukup. Semua detail kecil diperhatikan, karena kesiapan teknis sama pentingnya dengan kesiapan akademik.

Ketika waktu dimulai, layar-layar ponsel menampilkan soal yang harus dikerjakan dalam batas waktu tertentu. Wajah-wajah serius terlihat menunduk, jari-jemari bergerak cepat namun hati-hati memilih jawaban. Tidak ada suara diskusi, tidak ada bisikan. Yang ada hanyalah fokus dan konsentrasi.

Simulasi ini bukan sekadar latihan menjawab soal, tetapi juga latihan adaptasi terhadap sistem ujian digital. Siswa belajar mengatur waktu melalui penghitung otomatis di layar, memahami cara navigasi soal, hingga memastikan jawaban terkirim dengan benar sebelum waktu habis.

Wali kelas berperan penting dalam mengawasi sekaligus memastikan seluruh proses berjalan lancar. Mereka membantu jika terjadi kendala teknis, namun tetap menjaga suasana tetap kondusif dan tertib. Pendampingan ini memberikan rasa aman bagi siswa dalam menghadapi sistem yang mungkin masih terasa baru bagi sebagian dari mereka.

Melalui simulasi ini, sekolah ingin memastikan bahwa saat PTS sesungguhnya tiba, siswa tidak lagi merasa canggung atau panik. Mereka telah terbiasa dengan alur pengerjaan berbasis aplikasi dan lebih siap secara mental.

Langkah ini menunjukkan komitmen SMP Negeri 1 Wajak dalam memadukan teknologi dengan proses pembelajaran. PTS bukan hanya ajang evaluasi hasil belajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter—melatih kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam era digital.

Pada 27 Februari itu, di balik layar-layar kecil yang menyala, tersimpan semangat besar untuk menjadi lebih siap, lebih percaya diri, dan lebih tangguh menghadapi tantangan akademik ke depan.

Popular Post